Parental Involvement pada Anak dengan Gangguan Pendengaran Pasca Implan Koklea: Studi Fenomenologi terhadap Orang Tua Pendamping Auditory Verbal Therapy
DOI:
https://doi.org/10.38035/jpkn.v4i2.3386Keywords:
Parental Involvement, Implan Koklea, Auditory Verbal Therapy, Parental Self-Efficacy, Gangguan PendengaranAbstract
Kehadiran anak dengan gangguan pendengaran (hearing loss) pasca pemasangan implan koklea membutuhkan intervensi lanjutan, di mana keterlibatan orang tua (parental involvement) menjadi pilar krusial. Penelitian kualitatif fenomenologis ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk, model, serta faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan orang tua pasca pemasangan implan koklea. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap tiga partisipan (ibu) yang memiliki anak pengguna implan koklea yang sedang menjalani Auditory Verbal Therapy (AVT). Analisis deskriptif mengacu pada enam dimensi keterlibatan Epstein (2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua menonjol pada aspek komunikasi dengan terapis, penerapan pembelajaran di rumah, dan kemandirian pengambilan keputusan. Namun, ditemukan adanya hambatan signifikan pada dimensi parenting dan partisipasi komunitas akibat rendahnya efikasi diri (parental self-efficacy) orang tua. Ketakutan melakukan kesalahan, kelelahan emosional, serta kurangnya dukungan sistem berkontribusi pada ketergantungan orang tua terhadap instruksi profesional. Disarankan adanya kolaborasi yang berpusat pada dukungan psikologis dan panduan visual terstruktur guna meningkatkan kepercayaan diri orang tua sebagai ko-terapis di rumah
References
Anmyr, L., Larsson, K., & Olsson, M. (2016). Parents' stress and coping related to children's use of a cochlear implant: A qualitative study. Journal of Social Work in Disability & Rehabilitation, 15(2), 150–167. https://doi.org/10.1080/1536710X.2016.1162123
ASHA. (2015). Hearing loss in children. American Speech-Language-Hearing Association.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman and Company.
Colaizzi, P. F. (1978). Psychological research as the phenomenologist views it. In R. Valle & M. King (Eds.), Existential phenomenological alternatives for psychology (pp. 48–71). Oxford University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Epstein, J. L. (2001). School, family, and community partnerships: Preparing educators and improving schools (2nd ed.). Westview Press.
Estabrooks, W., MacIver-Lux, K., & Rhoades, E. A. (2016). Auditory-verbal therapy: For young children with hearing loss and their families, and the practitioners who guide them. Plural Publishing.
Flexer, C. (2020). The importance of auditory access for children with hearing loss. The Hearing Journal.
Ibrahim, A. M., El-Gilany, A. H., Mohamed, E. W. A., & Farrag, N. S. (2023). Perceived benefits of cochlear implants by parents: Expectations, decision-making process, and barriers to care. Journal of the Egyptian Public Health Association, 98(7). https://doi.org/10.1186/s42506-023-00132-w
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Sage Publications.
Moradi, M., Fallahi-Khoshknab, M., Dalvandi, A., Farhadi, M., Maddah, S. S. B., & Mohammadi, E. (2022). Family and rehabilitation of children with cochlear implant: A qualitative study. Florence Nightingale Journal of Nursing, 30(1), 18–24. https://doi.org/10.5152/FNJN.2022.21043
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. Sage Publications.
Sukonthaman, R., Bowen, S. K., & Detchanarat, T. (2022). Perceptions and experiences of Thai parents who have a child with a cochlear implant. American Annals of the Deaf, 167(5), 567–582. https://doi.org/10.1177/15257401221076810
World Health Organization. (2025). Deafness and hearing loss. https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/deafness-and-hearing-loss
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anita Rochsetyadi, Mary Philia Elisabeth

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta :
Penulis yang mempublikasikan manuskripnya di jurnal ini menyetujui ketentuan berikut:
- Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
- Penulis mengakui bahwa Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN) berhak menjadi yang pertama menerbitkan dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (Attribution 4.0 International CC BY 4.0) .
- Penulis dapat mengirimkan artikel secara terpisah, mengatur distribusi non-eksklusif manuskrip yang telah diterbitkan dalam jurnal ini ke versi lain (misalnya, dikirim ke repositori institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll.), dengan mengakui bahwa manuskrip telah diterbitkan pertama kali di Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (JPKN).






















