Analisis Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi

Authors

  • Melati Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Fairuz Universitas Jambi, Jambi, Indonesia
  • Ilham Universitas Jambi, Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.38035/dhps.v4i1.3645

Keywords:

Lingkungan Fisik Rumah, Tuberkulosis Paru, Kelembapan Rumah, Puskesmas Putri Ayu

Abstract

Artikel ini mengkaji analisis faktor lingkungan fisik rumah yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Masalah utama penelitian didasari oleh tingginya kasus tuberkulosis paru akibat kepadatan penduduk dan buruknya sanitasi permukiman. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan luas ventilasi, kelembapan, pencahayaan alami, dan kepadatan hunian rumah dengan kejadian tuberkulosis paru, serta menentukan faktor risiko paling dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan kasus kontrol retrospektif terhadap 50 responden (25 kasus dan 25 kontrol). Pengambilan sampel menggunakan teknik sampel total untuk kasus dan penyepadanan frekuensi untuk kontrol. Hasil analisis menunjukkan seluruh komponen fisik rumah berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit tuberkulosis paru. Uji regresi logistik ganda mengidentifikasi bahwa kelembapan rumah merupakan faktor prediktor paling dominan. Responden dengan kelembapan rumah tidak memenuhi syarat berisiko 7,923 kali lebih besar mengalami tuberkulosis paru setelah dikontrol variabel lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ventilasi, kelembapan, pencahayaan, dan kepadatan hunian merupakan faktor lingkungan fisik rumah yang berhubungan dengan tuberkulosis paru, dengan kelembapan sebagai faktor yang paling dominan.

References

Afriana, Y. (2023). Faktor Lingkungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru: Literatur Review. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung. 15(1), 13-20. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i1.2105

Ahmad Zakiudin, & Nurhastati Rakhmatillah. (2021). Hubungan Pencahayaan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Tonjong Kabupaten Brebes Tahun 2021. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 1(3), 124–132. https://doi.org/10.55606/jikki.v1i3.2197

Aprilia, Reka & Nadjib, Mardiati. (2025). Analysis of Tuberculosis Control Program (Case Detection): Literature Review. J-Kesmas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat (The Indonesian Journal of Public Health). 12. 37. 10.35308/j-kesmas.v12i1.11781.

Aryani, A. A, Fernanda Lintang Kusuma Wardani, Setiyowati Rahardjo. (2022). Lingkungan Fisik Rumah Sebagai Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat. 14(2), 56-62. https://doi.org/10.52022/jikm.v14i2.333

Dafriani, P., Nofia, V. dan Kurnia, F. E. P. (2022). Analisis Faktor Lingkungan Pada Pasien TB Paru di Puskesmas Muara Siberut Selatan Kepulauan Mentawai. Jurnal Ilmu Kesehatan. 6(1), 27-33. 10.33757/jik.v6i1.481.g209

Derny, V., Murwanto, B., & Helmy, H. (2023). Hubungan Kondisi Lingkungan Fisik Rumah dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Kemuning Tahun 2022. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(1), 24–30. https://doi.org/10.26630/rj.v17i1.3766

Hasan, F. A., Nurmaladewi, dan Saktiansyah, L. O. A. (2023). Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah dan Perilaku terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru BTA Positif: Sebuah Studi Kasus Kontrol. Ikesma: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 19(1), 38-47. 10.19184/ikesma.v19i1.30255

Kemenkes RI. (2014). Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2021). Penatalaksanaan Tuberkulosis Resistan Obat di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan.

Lasmaria, K. R dan Sari, R. E. (2025). Evaluasi Pelaksanaan Pengawasan Menelan Obat (PMO) pada Kasus TB di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi Tahun 2024. Publiealth Jurnal Kesehatan Masyarakat. 4(1), 1-10. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1030

Mahawati, E., Surjati, E., Saputra, M. K. F., Sudasman, F. H., & Pertiwi, I. (2023). Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. The Indonesian Journal of Infectious Diseases, 9(1), 1–12. https://doi.org/10.32667/ijid.v9i1.169

Monica T. (2022). Hubungan Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian TB Paru Pada Orang Dewasa Di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Kumun Kota Sungai Penuh. MANUJU: Malahayati Nursing Journal. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i1.5745

Nafi’ah, S. A. (2025). Literature Review: Factors Affecting Tuberculosis Recurrence in Indonesia. International Journal of Health and Pharmaceutical. 1(1), 386-394. https://doi.org/10.51601/ijhp.v5i3.422

Nur’aini, Suhartono dan Raharjo, M. (2022). Hubungan Faktor Lingkungan Fisik dalam Rumah dan Perilaku Kesehatan dengan Kejadian TB Paru di Purwokerto Selatan Banyumas. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 21(2), 210 – 218. https://doi.org/10.14710/jkli.21.2.210-218

Permen Ketenagakerjaan RI Nomor 5 Tahun 2025

Prasetio, A. A., Fadhila, S. R., Amirus, K dan Nurhalina. (2022). Pengaruh Faktor Host dan Environment terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru di Puskesmas Panjang Bandar Lampung Tahun 2022. Jurnal Medula. 12(3), 508-518. https://doi.org/10.53089/medula.v12i3.587

Rahayu, O. N. F. D. A. (2024). Faktor Risiko Mycobacterium Tuberculosis, Kepadatan Hunian dan Kualitas Fisik Rumah Penderita TB Paru. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(02), 158–165. https://doi.org/10.33221/jikm.v13i02.2742

Rahmawati, A. N., Vionalita, G., Mustikawati, I. S dan Handayani, R. (2022). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif di Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal). 10(5), 570-578. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i5.35178

Sabila, M. S., Maywati, S dan Setiyono, A. (2024). Hubungan Faktor Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru pada Usia Produktif di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Cigeureung Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia. 20(1), 20-30. 10.37058/jkki.v20i1.10514

Sari, M. L. N., Fikri, A., Murwanto, B dan Yushananta, P. (2022). Analisis Faktor Lingkungan Fisik dan Kejadian Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Kota Bandar Lampung. Jurnal Ruwa Jurai. 16(3), 152-163. https://doi.org/10.26630/rj.v16i3.3629

Sejati, A. H. (2020). Social Determinants Factors Related to Tuberculos in Padang City. Journal Hum Care. 5(4), 973–980. 10.32883/hcj.v5i4.1005

Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Widiati, B. Majdi, M. M. (2022). Analisis Faktor Umur, Tingkat Pendidikan, Pekerjaan, dan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Korleko, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Sanitasi Dan Lingkungan, 2(2), 173–184. Retrieved from https://e-journal.sttl-mataram.ac.id/index.php/jsl/article/view/43

Published

2026-07-20

How to Cite

Melati, M., Fairuz, F., & Ilham, I. (2026). Analisis Faktor Lingkungan Fisik Rumah yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Dinasti Health and Pharmacy Science, 4(1), 12–19. https://doi.org/10.38035/dhps.v4i1.3645